Senin, 09 Januari 2017

Blogger Jomblo Memiliki Peluang Sukses Lebih, Simak disini!


Blogger Jomblo Memiliki Peluang Sukses Lebih, Simak disini!

Sore itu saya ngopi disebuah kedai perkampusan yang ada di kabupaten, bertemu dengan teman lama kebetulan blogger juga. Akhirnya sambil ngopi di kedai yang kebetulan suasana nya tenang munculah perbincangan dengan tema (Relationship) yang ada hubungannya dengan profesi seorang yang suka menulis maka dari itu saya publikasikan artikel ini, yaitu blogger jomblo. Pendapat dari rekan lama saya itu, seorang blogger dengan status (Jomblo, sudah punya pacar, sudah punya istri/suami) akan sangat berkomunikasi dengan tingkat kesuksesan people (seseorang). Lebih spesifiknya ia mengatakan seorang blogger jomblo (belum punya pasangan) akan memiliki peluang yang sangat besar kesuksesannya dalam membangun blog/website yang dikelola. Alasannya sih simple saja, karena seorang blogger jomblo akan bisa tenang dan fokus dalam membangun blog-nya sedangkan blogger yang sudah mempunyai pasangan sudah pasti akan sulit untuk fokus di bisnis yang di bangunnya. Topik ini sepertinya agak humor ato lucu ya kalau dibahas, tapi apakah benar blogger jomblo cenderung lebih cepat sukses dalam membangun blog-nya?

Menurut saya menjadi seorang penulis diblogger atau bloggers itu mempunyai keistimewaan dan tantangan tersendiri. Selain bukan profesi (blogger) yang bisa dikatakan `bergengsi`, menjadi seorang blogger itu deadline nya ya harus menerbitkan konten yang bermanfaat dan umumnya membutuhkan `riset` untuk materi yang ditulis, selain itu sering kali karya tulis-nya diembad (copas) orang lain tanpa memberikan link kredit, miriss banget kan ya? eh, malah curhat yuk! Kembali ke topik.

Apakah benar seorang blogger jomblo lebih memiliki peluang blog/website yang sukses? Blog yang sudah bisa dibilang sukses itu seperti apa sih? Jawaban saya dan Anda mungkin akan berbeda secara pendapat mengenai ini. Pendapat saya blog yang sudah bisa dikatakan sukses adalah blog yang sudah memiliki salah satu dari beberapa kriteria dibawah ini;

  • blog yang menghasilkan profit
  • blog yang punya banyak trafik
  • blog yang kontennya bermanfaat bagi orang lain
  • blog yang kontennya menginspirasi dan banyak dishare pembaca


Intinya, blog yang bisa disebut sukses itu ya, blog yang kontennya bermanfaat bagi si blogger dan pembacanya.

Nah, kalau sudah begitu apakah blog Anda sudah memenuhi salah satu dari kriteria diatas? atau sudah terpenuhi semua?! Berarti blog Sobat sudah bisa dikategorikan blog sukses, dan sudah tidak perlu mementingkan status Sobat In a Relationship, Bersuami-istri, ataupun Jomblo. Kali ini sekedar sampel saja karena saya akan menceritakan sedikit pengalaman dalam membangun blog. Beberapa bulan yang lalu saya bukanlah seorang jomblo namun cukup bisa membangun beberapa blog hingga saat ini yang bisa dibilang cukuplah untuk sukses.

Status ‘Blogger Jomblo’ Bisa Membuat Lebih FOKUS?


Flashback menuju ke awal terciptanya blog DIVILHAM pada Januari silam. Waktu itu saya masih mempunyai pasangan yang sekarang sudah kembali menjadi teman biasa. Pada waktu itu saya sudah resign dari pekerjaan saya di sebuah kantor yang berada di kota surabaya, sedangkan kebutuhan untuk hidup kedepan masih cukup banyak untuk diperjuangkan. Akhirnya saya pulkam (pulang kampung) tepat saat berada di dalam `BUS KOTA` ada seorang perempuan yang berhijab dan memakai atribut `DOKTER` dia duduk disebelah saya dan gak lama kemudian sesudah bekomunikasi jadilah sepasang orang yang jadian, hehe. Fokus! Sesulit saya belajar sebagai blogger pemula dengan penuh tantangan yang bisa dibilang sangat rumit, apakah status berpacaran bisa membuat saya tidak bisa FOKUS untuk membangun blog?

Pada awalnya sih memang benar, iya. Tapi pada saat tertentu saya memikirkan dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke tujuan yaitu harus bisa bikin blog yang keren. Status berpacaran memang bisa mengganggu apalagi kalau si doi meminta perhatian yang lebih. Namun pada dasarnya semua itu kembali ke diri kita sendiri, akan jauh terlena dengan situasi atau bisa fokus kembali ke tujuan, yaitu membangun sebuah blog yang `KECE BINGGO`.

Sobat pasti akan setuju dengan pendapat saya bahwa status sebagai seorang (Jomblo atau Tidak) sama sekali tidak ada kaitannya dengan kesuksesan karena mengapa? Garis sukses setiap orang masing-masing pasti berbeda. Bagi mereka yang sudah mempunyai istri atau masih berpacaran, mungkin akan ada kesulitan dalam membangun sebuah blog karena ada hal ini ono kalau kata mbak krisdayanti. Tapi sebenarnya bagi sebagian blogger, situasi yang tidak fokus inilah yang sering membuat mereka si pecinta blogger untuk sulit konsisten dalam memposting artikel pada blog-nya. Padahal kita semua tau kalau konten itu adalah nafas bagi sebuah `BLOG`. Saya tidak bilang 99% tidak fokus = gagl, tapi yang pasti ya, tantangan dalam membangun blog akan semakin rumit ato sulit ketika kita selalu berhadapan dengan situasi yang sulit fokus. Bener kan?

Inilah sebuah perjuangan dan tantangan yang saya hadapi selama beberapa bulan. Di saat sangat sulit untuk fokus ke tujuan malah saya dituntut untuk SEGERA sukses untuk membangun sebuah blog yang bisa menghasilkan uang (setidaknya sukses menurut saya pribadi) karena disaat itu saya sudah menjadi seorang pengangguran hehehe. Dalam situasi kepepet untuk menjalani HIDUP saya berjuang untuk mencoba lebih keras daripada sebelumnya, bahkan lebih keras dari apa yang saya bayangkan. Alhasil 'NOT BAD'. So, status jomblo atau tidak, Sobat akan tetap bisa untuk fokus membangun blog yang sukses.


Benarkah Blogger Jomblo Lebih Produktif?


Ada pepatah bilang "Kejar dulu kesuksesan, baru pikirkan untuk punya pasangan atau langsung menikah. Saat dirimu sudah sukses maka kamu akan menjadi seorang yang mandiri secara finansial, kalau dirimu sudah punya pasangan sebelum sukses maka secara perlahan pasangan kamu yang akan bikin kamu tidak fokus untuk mengerjar impian". Dari saya pernyataan diatas tidak bisa diberlakukan secara umum, mengapa? ya, karena situasi dan kondisi masing-masing seseorang pastinya tentu berbeda. Dari itu semua juga ada orang yang justru lebih produktif dan sukses saat menemukan pasangan hidup. Kalau menurut saya sih ya.. ini soal mindset saja, kalau orang benar-benar mau sukses dan mau kerja keras ya akan pasti sukses pada waktunya. Bener kan?

Nah, jika kita kaitkan dengan kehidupan seorang blogger, apakah blogger jomblo memang lebih produktif? Jawabannya Bisa iya dan juga bisa tidak.

Pernah saya mendengarkan teman kenalan saya yang mendongeng bahwa sejak ia menikah, waktu untuk aktivitas blogging menjadi semakin sedikit dan akhirnya blognya sulit berkembang pada waktunya pun mati suri. Keadaan itu bisa saja terjadi karena kehidupan yang merubah waktu aktivisnya, saat sudah menikah. Ada juga seorang blogger yang baru mulai berpacaran sudah mengatakan bahwa dirinya sudah agak sulit untuk membangun blognya, kata dia saat-saat menulis artikel kebanyakan gangguannya ya terkadang sms/telfon dari si doi ntar kalau gak direspon bakalan ngambek, jadi mau gak mau ya harus break dulu. Pada akhirnya ide untuk menulis artikel yang baik hilang satu per satu bahkan terasa sulit untuk memunculkannya lagi, alhasil tidak jadi posting.

Bagi rencang-rencang (teman-teman) blogger yang sudah punya pasangan, dalam hal ini bisa menjadi tantangan tersendiri untuk tetap bisa konsisten ke blogging. Seringkali kita dapat teguran dari pasangan atau bahkan keluarga sendiri, mereka menganggap kegiatan blogging itu hanya ber-internetan main-main, buang-buang waktu dan kuota internet. Maka dari itu ada kalanya yang lebih baik bila kita menjelaskan dan memberikan secara detail informasi mengenai profesi sebagai seorang blogger. Blogger memang dianggap kurang `bergengsi` dalam soal profesi namun soal pola pikir, blogger itu termasuk orang-orang yang smart. Bahkan kalau berbicara soal penghasilan, jangan pernah meremehkan karena kebanyakan seorang blogger menjadi jutawan bahkan milyarder dengan penghasilannya yang fantastis.

Nah, kalau sudah begitu bagaimana dengan blogger jomblo?

Sudah tidak bisa kita pungkiri bahwa seorang blogger jomblo cenderung mempunyai waktu yang lebih banyak, dan pada umumnya lebih telaten untuk mengurus blognya. Tapi kalau bicara soal kesuksesan blog, belum tentu jua si jomblo juaranya. Sebagai blogger jomblo jangan terlalu asik blogging sendiri di kamar hlo ya, ntar malah lupa kalau dunia nyata juga perlu sosialisasi bisa-bisa jadi jomblo karatan hehehe. Sekali-kali keluar lah 'ngopi hitam' dengan kawan blogger lain, ya siapa tau saat berkumpul ada bloggerbeauty/bloggerwati yang kepincut dengan senyum Anda yang kata ibu Anda menawan itu, hihi.

Sebenarnya juga banyak lho Sobat blogger jomblo yang justru sulit dan tidak produktif dalam membangun blognya menjadi lebih baik. Dan ternyata malah si blogger jomblo ini sering GALAU karena tak kunjung juga punya pasangan, maka dari itu tersenyumlah jika Anda adalah salah satunya wkwkwkwk.

So, menurut kacamata saya produktivitas seorang blogger itu tidak bisa diukur dengan status dari Relationship-nya. Mengapa? Ya karena kita sebagai seorang manusia tidak perduli mau jomblo atau punya pasangan, akan tetap bisa produktif dalam membangun blog yang sukses. Semangat dan jangan pernah asah putus.

"Memiliki blog/website yang sukses itu  adalah hak dan kesempatan bagi semua orang, baik itu seorang blogger jomblo ataupun blogger yang sedang kasmaran."


EmoticonEmoticon